Kegiatan

09-06-2026

BBTNBBS dan Pemkab Pesisir Barat Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Penguatan Konservasi

Informasi Kegiatan

Pesisir Barat – Upaya menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Pada Selasa, 9 Juni 2026, Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penguatan Fungsi Kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan melalui Dukungan Perlindungan dan Pengamanan Kawasan, Konservasi Keanekaragaman Hayati, serta Pemberdayaan Masyarakat.

Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara pemerintah pusat melalui Kementerian Kehutanan dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam mendukung pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan. Kerja sama ini juga menjadi wujud komitmen bersama untuk menjaga salah satu kawasan konservasi terpenting di Indonesia yang telah diakui dunia sebagai bagian dari Tropical Rainforest Heritage of Sumatra (TRHS) atau Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatra.

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan memiliki peran strategis sebagai benteng keanekaragaman hayati Pulau Sumatra. Kawasan ini menjadi habitat bagi berbagai satwa langka dan dilindungi, seperti harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae), gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus), dan badak sumatra (Dicerorhinus sumatrensis), serta ribuan jenis flora yang memiliki nilai ekologis tinggi. Oleh karena itu, perlindungan kawasan menjadi tanggung jawab bersama yang memerlukan dukungan seluruh pihak.

Selain berfokus pada aspek konservasi, kerja sama ini juga mengakomodasi kepentingan masyarakat yang hidup berdampingan dengan kawasan TNBBS, khususnya sekitar 5.000 warga masyarakat enclave Way Haru. Melalui kolaborasi ini, diharapkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan peningkatan aktivitas ekonomi dapat semakin terbuka tanpa mengabaikan prinsip-prinsip kelestarian lingkungan.

Dalam ruang lingkup kerja sama tersebut, kedua pihak sepakat untuk memperkuat perlindungan dan pengamanan kawasan melalui koordinasi dan dukungan bersama, meningkatkan upaya mitigasi konflik manusia dan satwa liar, serta melaksanakan kegiatan pemulihan ekosistem melalui penanaman jenis-jenis tanaman asli TNBBS. Selain itu, kerja sama ini juga mendorong pengembangan wisata alam yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Pesisir Barat sebagai salah satu alternatif peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus sarana edukasi konservasi.

Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu fokus utama dalam implementasi kerja sama ini. Masyarakat diharapkan dapat terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan konservasi dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, sehingga manfaat keberadaan kawasan TNBBS dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip konservasi modern yang menempatkan masyarakat sebagai mitra penting dalam menjaga kelestarian kawasan.

Kerja sama antara BBTNBBS dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat ini diharapkan mampu memperkuat peran masing-masing pihak dalam menjaga fungsi ekologis kawasan sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan. Dengan terbangunnya kolaborasi yang kuat, berbagai tantangan pengelolaan kawasan konservasi dapat dihadapi secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Keberhasilan konservasi pada hakikatnya tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Dukungan pemerintah, masyarakat, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam untuk masa depan. Melalui semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama.

Bagikan ini melalui:

Facebook
WhatsApp
X
LinkedIn
Pinterest
× Ada yang bisa kami bantu?